Greg Dyke dukung investigasi terhadap Vitaly Mutko

5-greg-dyke-fa

Pemimpin FA Greg Dyke menyambut investigasi komite etik FIFA terhadap menteri olah raga Rusia Vitaly Mutko.

Laporan Agensi Anti-Doping Dunia terhadap Asosiasi Internasional Federasi Atletik yang dikeluarkan hari Senin lalu memperlihatkan perbuatan salah atas nama Mutko, seorang anggota komite eksekutif FIFA.

WADA (Agensi Anti-Doping Dunia) meminta Rusia diboykot dari atletik internasional setidaknya untuk satu tahun hingga Olimpiade 2016 di Rio di tengah klaim terkait doping, ekstorsi dan penggunaan obat lainnya.

Mutko dikritik di tengah peluncuran laporan tersebut, dan dituduh terlibat dalam skandal doping tersebut.

Pria 56 tahun ini, seorang anggota eksekutif FIFA sejak 2009, saat ini merupakan ketua dari komite panitia untuk Piala Dnia 2018.

Ketika ditanya terkait masa depan Mutka, Dyke berbicara: “Itu akan ditentukan oleh FIFA, tapi ada sejumlah pertanyaan yang dilayangkan.

“Bagi anggota dari komite eksekutif yang sama, yang memutuskan dua Piala Dunia itu, saya kira setengahnya sudah dihukum, dipecat atau diselidiki dan dia menambah daftar tersebut.”

Dyke juga memastikan kegagalan Inggris jadi tuan rumah Piala DUnia 2018 kini ada di tangan pengacara FA dan mereka menantikan respons dari FIFA.

Presiden FIFA terhukum saat ini Sepp Blatter mengklaim bulan lalu ada kesepakatan untuk membuat Rusia jadi tuan rumah Piala Dunia sebelum keputusan diambil lewat voting.

FA menghabiskan lebih dari 20 juta ponds dalam usaha mereka membawa Piala Dunia ke Inggris untuk pertama kalinya sejak 1966 dan Dyke berharap mereka bisa merealisasikan rencana itu.

“Kami secara formal menulis kepada FIFA dan mengatakan kami sudah membaca apa yang telah dikatakan Blatter bahwa ini semua [pemilihan] disiapkan untuk Russia. Karena itu, kami ingin mempertanyakan pertanyaan berikut ini dan itulah apa yang pengacara kami minta kami lakukan,” tambahnya.

“Kami masih menunggu apa kami bisa mendapatkan kembali uang kami dan wilayah seperti Birmingham menyimpan 250 ribu ponds terkait kampanye tersebut dan saya senang bisa mengembalikan uang mereka kembali. Tapi kami masih harus menunggu apakah kami perlu mendaftarkan kasus hukum dan itu artinya mengharuskan kami bertanya pada FIFA dan itulah yang telah kami lakukan.”

Related Posts:

  • No Related Posts