De Gea siap reuni dengan Sanchez Flores

5-david-de-gea

Quique Sanchez Flores mengaku tidak sabar bereuni dengan kiper Manchester United David De Gea, setelah memberikan kesempatan luar biasa bagi penjaga gawang muda ini.

Watford akan menjamu United dalam ajang Liga Primer hari Sabtu nanti, tujuh musim setelah Flores mempromosikan De Gea ke dalam skuad utama Atletico Madrid, dan mantan manajernya tersebut yakin dia sudah makin matang menjadi pemain terbaik dunia.

De Gea dulunya pemain lapis ketiga Atletico ketika Flores ditunjuk jadi manajer bulan Oktober 2009 tapi dia berhasil mengakhiri musim sebagai pemain lapis pertama dan nyaris masuk ke dalam skuad Spanyol yang menjuarai Piala Dunia 2010.

Penjaga gawang ini jadi incaran Real Madrid selama beberapa tahun ke belakang, tapi Flores – yang memiliki hubungan sangat dekat dengan De Gea – yakin dia seharusnya tetap bertahan di Liga Primer.

“Saya memberikan debut kepada David. Dia dulunya kiper lapis tiga dan setelah satu bulan dia jadi pilihan utama,” ungkap Flores. “Dia luar biasa. Anda hanya perlu fokus pada latihan dan menyaksikan bagaimana dia mengambil bola dan menggenggamnya. Buat saya, dia mungkin penjaga gawang terbaik di dunia.

“Saya mendapat hadiah dua tahun setelah kami berpisah, hadiahnya sebuah jam. Jam antic, emas pada gelangnya. Anda memakainya di saku anda. Sangat Inggris. Saya tidak ingat tapi saya pikir ada sebuah ayat. Saya masih memilikinya. Saya tidak akan memakainya, itu berlebihan.

“Tapi dia punya segalanya, dia lebih dari sekedar kiper. Dia bisa mengendalikan semuanya, bola di udara. Dia luar biasa di bawah mistar dan di luar mistar. Buat saya, dia adalah tiga besar penjaga gawang terbaik di dunia.

“Liga Primer jadi tempat sempurna jika dia bertahan dan cocok sekali untuknya. Dia perlu datang ke sini untuk belajar. Saya bicara banyak tentang De Gea tapi dengan kepercayaan dirinya akan sulit untuk bisa melewatinya.

“Saya punya hubungan spesial dengan De Gea, David Silva dan Sergio Aguero, saya ingin menunggu sampai pertandingan karena saya tidak suka berbicara dengan musuh sebelum pertandingan. Saya berusaha menghormatinya. Saya tidak suka pemain saya melihat saya memiliki hubungan dengan pemain lain, memeluk mereka. Saya akan menunggu di kamar ganti saya, pastinya. Setelah pertandingan, tentu saja, saya akan menghabiskan waktu dengannya.”

Related Posts:

  • No Related Posts